Rabu, 05 Juni 2013

APLIKASI MOL PADA TANAMAN PADI


Pada beberapa kali pertemuan yang lalu maspary telah menulis di Gerbang Pertanian tentang cara membuatan MOL (Mikro Organisme Lokal) dari berbagai macam bahan organik. Sebenarnya masih banyak sumber bahan organik yang bisa kita jadikan MOL selain yang sudah maspary tulis. Inilah tantangan untuk para petani untuk lebih berkreasi dan lebih mandiri.

mol padi sawah

Karena berbagai artikel cara membuat MOL yang maspary tulis banyak menimbulkan pertanyaan bagi petani tentang aplikasinya pada tanaman padi maka kali ini maspary akan menulis tentang penggunaan MOL dalam berbagai fase pertumbuhan tanaman padi. Ini hanya semata-mata analisa maspary, masih perlu banyak perbaikan dan masukan dari rekan-rekan petani semua.

Berikut aplikasi MOL (Mikro Organisme Mol) pada tanaman padi :
MOL
FUNGSI
WAKTU APLIKASI
(hst)
Dosis
Lt/ ha
Daun Gamal
Penyubur dan cegah penyakit
Disemprot saat 10, 20 dan 30  hst
14
Bonggol pisang
Dekomposer dan penyubur
Disemprot pada 10, 20, 30, 40, 50 dan 60 hst
20
Urine Sapi
Menambah nutrisi tanaman
Disemprot 30 hst
30
Rebung Bambu
Pertumbuhan tanaman
Disemprot 40 hst
30
Daun Gamal
Penyubur dan cegah penyakit
Disemprot saat 40, 50 dan 60 hst
30
Buah dab sayuran
Membantu pengisian malai padi
Disemprot umur 60 hst
30
Keong mas/ Terasi
Menambah nutrisi
Umur 70 hst
30
Nimba
Mencegah hama dan penyakit
Tergantung serangan
30

Tabel penggunaan MOL yang maspary tulis diatas sifatnya hanya memberi bantuan unsur hara dan mencegah serangan hama dan penyakit serta menambah mikroorganisme menguntungkan tanaman ke dalam tanah. Jika dirasa kondisi tanaman masih kurang subur harus segera diberikan pupuk. Seandainya ada gejala serangan hama dan penyakit yang tidak mampu dikendalikan oleh MOL silahkan diaplikasi pestisida kimia. Kecuali anda ingin berbudidaya secara organik. 
Silahkan digunakan sebagai acuan dalam penggunaan MOL pada tanaman padi, jika perlu silahkan dimodifikasi dan direfisi sendiri karena tabel tersebut sifatnya tidak baku.
Sukses Petani Indonesia !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perubahan iklim di Indonesia yang tidak menentu menjadi salah satu kendala yang mengkhawatirkan bagi peningkatan produksi padi. Dampak per...